Sabtu, 21 Maret 2015

"Jiwa yang Dirundung Duka"

 

 

Tahukah engkau kekasih?
Malam-malamku layu, sejak kepergianmu.
Kau tabur benih cinta yang bertalu di mataku.
Lalu, sekejap kau tinggalkan pahatan luka di hatiku.

Sayang, engkau hilang.
Layaknya perahu berlayar yang tak akan pulang.
Hilang di palung laut.
Tanpa seuntai doa yang terajut.

Pada kehilangan.
Aku belajar tentang waktu yang terus berpamitan.
Lalu, langkahmu melambaikan senyuman mengiris pada setiap pijakan.

Semua telah menjadi kenangan.
Saat waktu merenggut kebersamaan.
Kini, tersisa tubuh renta.
Tertunduk rapuh dengan linang air mata.

Padang-Surabaya, 27 Februari-2 Maret 2015

Karya : Elvis Syahputra (
) dan Rizkiatul Mufarihah (

Tidak ada komentar:

Posting Komentar