Sabtu, 21 Maret 2015

"Kekasih Terakhir"


Kasih; cobalah kau menerka tatap mataku
yang menyimpan renjana cinta!
Ribuan angan, ribuan impian
Tapi, kenapa kerap kau abaikan?

Prasangkamu keliru!
Cintamu; layaknya darah mengalir di tubuhku,
berdenyut di nadiku.
Kau kekasih terakhir, 
yang digariskan Sang Pemilik Takdir.

Seperti awan menyetiakan langit
Perasaanmu adalah sajak pada nadiku
Seusai menziarahi hati
Kau ikrarkan janji pada rahmat Illahi.

Kelak, jika usiaku menua
Di dadaku; cintamu menyala sempurna
Meski kita dipisahkan masa
Namun ia akan tetap mencahaya.

Padang - Medan, 1-4 Maret 2015.
Karya: Elvis Syahputra (@elvizsyahputra1) dan Elsa Vilinsia Nasution (@echavilinsia).


"Jiwa yang Dirundung Duka"

 

 

Tahukah engkau kekasih?
Malam-malamku layu, sejak kepergianmu.
Kau tabur benih cinta yang bertalu di mataku.
Lalu, sekejap kau tinggalkan pahatan luka di hatiku.

Sayang, engkau hilang.
Layaknya perahu berlayar yang tak akan pulang.
Hilang di palung laut.
Tanpa seuntai doa yang terajut.

Pada kehilangan.
Aku belajar tentang waktu yang terus berpamitan.
Lalu, langkahmu melambaikan senyuman mengiris pada setiap pijakan.

Semua telah menjadi kenangan.
Saat waktu merenggut kebersamaan.
Kini, tersisa tubuh renta.
Tertunduk rapuh dengan linang air mata.

Padang-Surabaya, 27 Februari-2 Maret 2015

Karya : Elvis Syahputra (
) dan Rizkiatul Mufarihah (